Bekasi, 11 September 2026 — Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat Komisariat Wilayah Bekasi melaksanakan Audiensi Strategis atau Focus Group Discussion (FGD) bersama Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, pada Jumat, 11 September 2026.
Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara profesi arsitek dan Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung pembangunan kota yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, IAI Bekasi menyampaikan tiga pilar sinergi utama, yaitu:
1. Percepatan Investasi & Kepastian PBG/SLF
Mendorong penguatan TABG berbasis arsitek ber-STRA guna mendukung proses teknis PBG dan SLF yang profesional serta memberikan kepastian bagi pembangunan dan investasi.
2. Penanganan Banjir & Arsitektur Adaptif
Mendorong penerapan konsep Sponge City serta pengembangan prototipe arsitektur adaptif sebagai bagian dari solusi terhadap tantangan banjir dan lingkungan perkotaan.
3. Penataan Kawasan Modern & Cagar Budaya
Mendukung pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) sekaligus menjaga dan melestarikan kawasan serta bangunan yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Melalui audiensi ini, IAI Bekasi siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bekasi, mulai dari gagasan dan perencanaan hingga mendukung terwujudnya pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bersama mewujudkan Kota Bekasi yang lebih inklusif, aman terhadap bencana, tertata, dan memiliki karakter arsitektural.


